Tradisi Berbeda yang memberi kesan Unik Untuk Toraja

Toraja menyimpan banyak hal unik nan mistik di dalamnya. Bagi sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Toraja, tentu menyaksikan sesuatu berbeda yang mungkin juga menakutkan akan membuat liburannya lebih berkesan.

Nah, bagi sebagian besar wisatawan, kematian merupakan hal yang menakutkan. Namun tidak demikian dengan masyarakat di Tana Toraja.

Tradisi Toraja
Tradisi pemakaman Ekstrim gua di atas tebing di kawasan Londa,foto source : @endyallorante ( https://www.instagram.com/p/CCFgS2Ogki9/?igshid=18azf0kpygcw4 )

Suku Toraja menjadikan kematian sebagai hal yang biasa mereka perbincangkan sehari-hari. Mereka memiliki keyakinan bahwa kematian merupakan tonggak demi mencapai kehidupan abadi yang paling agung.

            Hal inilah yang menyebabkan suku Toraja memilki berbagai macam tradisi menguburkan mayat yang cukup pupuler dan menarik banyak perhatian wisatawan.

Nah, jika anda kebetulan berkunjung ke Toraja, maka ragam tradisi ini tidak boleh anda lewatkan begitu saja. Apa saja sih jenis tradisi unik Toraja menguburkan mayat ? Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Festival Ma’nene

Pernah melihat mayat berjalan ? Rasanya adalah suatu hal yang mustahil ya, namun anda akan menyaksikannya jika datang ke festival Ma’nene di Toraja.

Dalam ritual ini, jasad orang yang sudah lama meninggal dikeluarkan dari peti mati lalu diapakain baju oleh keluarganya. Kemudian setelah didandani, mayat-mayat tersebut akan “berjalan” untuk pulang kembali ke tanah kelahirannya.

Ma’nene ini merupakan ritual yang dipercaya untuk menjaga mayat tersebut, keluarga yang ditinggalkan dari mara bahaya.

Tau-Tau

Jika anda hendak ke Toraja dan menyaksikan ada banyak boneka kayu lucu yang bersandar di tebing, maka itu bukan boneka mainan biasa. Namanya adalah Tau-tau, merupakan deretan karya seni patung yang menyerupai orang meninggal dan dimakamkan di tebing tersebut.

Tujuannya tak lain supaya roh orang yang sudah meninggal akan abadi tersimpan disana. Nah, karena Tau-tau ini dianggap sangat sakral, maka tidak ada boleh yang menyentuhnya.


Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Randy

👍

Kategori