Menu Andalan Nene’

Dan sampailah kita pada jaman yang penuh dengan kemodern-an ini dan serba mewah bagi yang mampuh,kita saksikan sendiri sekarang telah banyak menu makanan instan yang tersaji dalam dalam berbagai bentuk dan ukran,inilah jaman NOW,

Sadar atau tidak sadar banyak kebiasaan dan kesukaan di masa lampau telah kita lupakan entah itu karena sibuk dengan kegiatan keseharian sekarang ini,karena tuntutan pekerjaan ataukah sudah terbiasa dengan kehidupan jaman sekarang,namun di suatu saat yang luang ada kalanya kita akan mengingat segalanya dan akan mengantar kita ke suasana ; haru,sedih,senang sampai-sampai bisa menagis atau tertawa sendiri.

Pengantar cerita di atas membawa sebuah cerita dari masa lampau bersama sang nenek tersanyang dan ukuran kebahagiaan di masa itu jika mulai membandingkannya dengan sekarang,kali ini tentang sebuah resep makanan yang sederhana namun mampu membahagiakan,sekarang saking banyaknya dan mudahnya di dapatkan terkadang saat makan yah… pilih-pilih dan harus yang enak,

Segenggam ikan teri kering (Lure rengko),digoreng tampa minnyak dengan api kayu,dan setelah itu ditumbuk bersama cabai yang sudah duluan di haluskan bersama garam secukupnya di cobek’an kayu,,, dan tadaaaaa… jadilah Tu’tuk Lure diba’te.

Sesderhana itu ? yaaa,namun kami pun sangat bahagia,rasanya sangat nikmat apalagi ketika menu ini digunakan Lada katokkon yaitu Cabai khas Toraja yang luar biasa pedasnya apalgi jika disuguhkan dengan nasi yang masih panas bisa sampai habis dua piring lagi.aduh sambil menulis ini air liur sampai jatuh ke keyboard komputer dan inikah yang namanya ngiler…hmmm.

Anak jaman sekarang kalau mencoba menu ini,,,ya mungkin rasanya biasa saja ataukah merasa aneh,tapi itulah jaman berlalu seperti waktu,bagi kami di jaman itu inilah yang luar biasa,entah siapa yang menciptakannya pertama kali namun neneklah yang pertama mengenalkan hidangan ini kepada saya,sehingga inilah “Menu andalan nenek”

Selamat bernostalgia.

Kategori

Enable referrer and click cookie to search for pro webber