Gellu’ Tua Toraya

Gemulai gerakan lentik dengan semangat iring-iringan tabuhan gendang Toraja memeriahkan dan memberi semagat acara rambu tuka’ Sangtorayan,Ma’ Toding dan ikut menari Itulah Gellu’ Toraya yang sering disbut Tari PA’ GELLU’ .

Tarian Pa’ Gellu’ ini adalah Salah satu jenis tarian tradisional Toraja yang bersifat menghibur dibawakan oleh wanita berjumlah antara tiga sampai lima orang biasanya dalam jumlah ganjil diiringi oleh tabuhan musik yang khas yaitu gandang Toraya yang dimainkan oleh dua atau tiga orang ,

Namun dari informasi sekitar dalam versi aslinya gandang Toraya ini di mainkan oleh empat orang dari sisi yang berlawanan dengan irama yang saling melengkapi dan di sesuaikan pula dengan gerakan sang penari.Gerakan tariannya sangat unik dengan di dominasi oleh gerakan tangan yang melambai-lambai dengan penuh semangat dan senyum sukacita,kaki menjinjit,dan badan memutar,

Ditengah pertunjukan sala satu penari akan naik dan menari di atas gendang yang sebelumnya telah diberi alas khusus sehingga penari dapat berkeseimbangan dan leluasa,Tarian ini di bawakan dengan nuansa kegembiraan sehingga tidak seharusnya dibawakan oleh sesorang yang sedang berduka,ini merupakan aturan peradatan selain itu juga untuk menghormati perasaan si penari.

Dalam sejarah perkembangannya konon katanya menurut cerita setempat dulu Tarian Pa’ Gellu’ ditampilkan untuk menyambut para Pahlawan yang kembali dari medan perang

Namun seiring waktu masa perang pun berangsur berakhir sehingga tarian ini lebih difungsikan untuk hiburan rakyat, Tarian Pa’ Gellu’ ini biasanya dilakonkan dalam upacara Rambu Tuka’ (sukacita) baik itu pesta pernikahan,syukuran,penyambutan tamu istimewa,pesta rakyat,festival budaya dan kadang tarian ini menjadi ajang perlombaan dalam beberapa acara tertentu (Pertunjukan seni) di Toraja.

GELLU' TUA,VERSI ASLI GERAKAN TARIAN PA'GELLU' TORAYA

GELLU’ TUAVersi Asli gerakan tarian Pa’gellu’ Toraya.versi asli tarian Pa’ Gellu’ ini memiliki gerakan-gerakan utama yang di dalamnya dituangkan filosopi hidup dan ethos kerja orang Toraja yang mempunyai makna khusus,Diantaranya :Mekatabe’Pa’ Dena’-dena’Pa’ Gellu’ TuaPa’ Kaa-kaa BalePa’ TulekkenPa’ Langkan-langkanMassiri ; Pang’alloPenggirik Tangtarru’Pa’ Lolok PaoPangrampananvideo : Dokumentasi Toraja Terkinihttps://youtu.be/GgfvMiqsvaYDibawakan oleh : Sanggar Tari Marendeng Marampa’

Dikirim oleh Sangtorayan pada Senin, 20 Januari 2020
GELLU’ TUA TORAYA

Kostum yang digaunakan dalam tarian ini tidak terlepas dari busana adat Toraja yaitu Baju Pokko’ dengan bawahan sarung toraja yang disesuaikan dengan warna baju,

Pemilihan warnanya bervariasi tergantung dari kelompok yang memainkan,busana tersebut di rangkaikan dengan aksesoris yang juga sebagai hiasan seperti ; Kandaure/sokkong bayu,Sa’pi’ ulu,tali tarrung,Gayang/Sarapang bulaan(Keris emas Toraja),komba kalebu/kalua’ dan lain-lain sedangkan penabuh gendang (Pa’ gandang) menggunakan seppa tallung buku dan balutan kain (Passapu’) di atas kepala.

Baca juga : 

Dalam pertunjukan ini kadang dan mungkin sudah menjadi kebiasaan apabila tabuhan gendang sudah berbunyi dan penari mulai menari orang-orang di sekitar akan berteriak (ai hi hi,,,) dengan nada yang keras dalam hal ini sebagai tanda kegirangan,ada yang ikut menari,dan kemudian menyisipkan sejumlah uang (Toding) di sekitar tubuh,aksesoris,dan lain sebagainya sebagai penghargaan bahkan penyemangat pula untuk si penari.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Kategori

Enable referrer and click cookie to search for pro webber