Buah pertengkaran masa lalu anak Toraja,yang melegenda

Berawal dari reuni kecil karena tidak sengaja bertemu dengan teman yang sudah lama sekali tidak jumpa,Malah lanjut bernostalgia dengan teman SD ini,Begitu banyak cerita sambil ngopi,sampai-sampai terungkit “Pernah adu jotos”gara-gara berebutan buah-buah melegenda ini waktu pulang sekolah dan kadang harus berjuang juga mendaptkannya entah itu karena pohonnya tinggi ataukah karena pemiliknya pelit,,,Apa itu? Buah paken namanya ,entah apa namanya dalam bahasa indonesia dan apakah ada di daerah lain..! jelasnya ini sangat nikmat bagi anak-anak yang pernah merasakan sekolah atau bermukim di kampung-kampung Sangtorayan,Yang sekolah di kota mungkin kurang tau soal ini,tapi bukan berarti tidak yah,minimal ada kerabat di kampung,

Dan lanjut inilah Buah-buah yang sering mendatangkan keributan itu (Versi padatindo),mungkin kalau sekarang sudah jarang dan hampir tidak ada lagi kita jumpai karena pohon-pohonnya sudah di tebang dijadikan apalah untuk keseharian atau batang jalarnya sudah di bersihkan :

BUAH PAKEN – Buah yang bentuknya lonjong yang salah satu ujungnya lancip ini berwarna merah saat sudah matang,saat masih mudah warnanya hijau,kebanyakan pohonnya tinggi,jadi harus ada modal jago panjat untuk mendapatkannya tapi ok lah biasanya sih anak kampung jago-jago panjat karena sudah terlatih,kurang tau juga kalau masalah panjat yang lain,,,hmm,,,hmm jangan “piktor” dulu maksudnya panjat pinang lomba 17-an.

BUAH KATAPI –Kalau yang ini untung-untungan,kadang manis,kadang juga kecut tapi yang namanya masa kecil,asal ramai hahaha,hantam saja,kadang karena kecutnya jadi tidak terlalu diperhatikan pemiliknya,Di KBBI sendiri namanya dalam bahasa indonesia adalah Sentul,yang kini menjadi nama sirkuit kebanggaan indonesia,konon ceritanya diberi nama sentul karena pada saat pertama membangun sirkuit tersebut hanya pohon sentul lah yang tumbuh di lokasi itu, bukan ketapi teman-teman,seperti yang biasa diucapkan anak-anak kampung karena sok-nya mau bahasa indonesia(termasuk penulis),Buah ini juga dipakai sebagai sayuran campuran masakan (Tollo’ Katapi),biasanya yang dipakai ikan dan alhasil tidak akan kalah dengan masakan mewah lainnya.

BUAH LAKKIA – Rasanya manis,melihat model dan warnanya saja sudah sangat menggiurkan,apalagi setelah mencobanya,hampir mirip dengan buah strawberry namun yang ini agak kecil dan bulat,lakkia’ biasanya tumbuh bersama rerumputan dan semak-semak lainnya,tempat tumbuhnya juga tidak tertentu kadang bersama rerumputan di rumah,ataupun yang biasa dijadikan pagar,belum ada yang membudidayakan tanaman ini namun anak yang tinggal di pedesaan Toraja tidak akan lupa dengan buah satu ini.

BUAH BANGA – Karena pohonnya terlalu tiggi buah ini biasanya didapat dengan dipungut saja dibawa pohonnya,atau pada saat ditebang karena pohonnya yang bulat biasanya digunakan untuk tiang lumbung padi,walaupun rasanya biasa saja malah lebih besar bijinya,tapi bentuknya seperti permen bulat menyerupai kelereng saking hematnya atau tidak ada uang buat beli permen,inilah alternatif yang bisa dikunya ala permen.

BUAH KALAWA’ – Ada yang bilang kala-a’,ada juga yang bilang kalaya’,entah mana yang paling benar yang jelas buahnya sama,warnanya merah dengan rasa agak kecut-kecut manis,tapi buah ini akan jadi sedap kalau dimakan dengan ditamabh garam,ada juga kenangan masa kecil dari buah ini dimasukkan ke dalam potongan bambu lalu di tumbuk (Dirussuk tama suke),dikasih garam dan cabe,rasanya luar biasa,daunnya yang kecut pun kadang dimakan ditambah garam,kalau sekarang hampir tidak ada lagi ditemui di sekitar tempat yang sering kelihatan mungkin di hutan lebat yang masih rimbun bisa kita temui.

BUAH KARONDANG – Walaupun ini tergolong yang paling jarang di dapati se dari dulu,namun buah inilah yang paling unik warnanya yaitu hitam ke ungu-unguan,dan biji mirip anggur,ini ddmenjadi buah yang sangat menarik entah karena warnanya atau apa tapi ini menjadi salah satu favorit anak-anak di Toraja masa itu.

BUAH DENGEN –Di antara buah diatas ini yang paling kecut,namun entah kenapa jika melihatnya kadang langsung ngiler,buahnya berlapis tersusun melingkar rapi ,berwarna kuning,jika belum masak betul akan terbungkus sekat seperti daun hijau tebal.

BUAH LOBE-LOBE –Rasanya sangat enak dan manis,apalagi jika di pijit-pijit sampai lembek.ini yang paling susah karena batang pohonnya berduri,biasanya harus di gunakan alat bantu seperti bambu jolok,tapi kalau dudah tidak sabar di lempari saja karena buahnya ketika sudah masak gampang rontok,warnanya merah bulat hampir mirip dengan karondang tapi ini lebih bulat.

Nah itulah di atas beberapa buah yang diceritakan melegenda di masa kecil anak pedesaan Toraja,Walaupun mungkin sekarang sudah jarang atau tidak pernah lagi ditemui,namun yang mengalami pasti ingat dan tau rasanya buah-buah di atas,Sekali lagi ini Hanya rangkuman versi Padatindo.com di sebuah perkampungan di wilayah kesu’ Mungkin di tempat saudara-sudara ada lagi yang model lain,silahkan komentari dan mari bernostalgia bersama.

Salama’ Sangtorayan.

Kategori

Enable referrer and click cookie to search for pro webber